news

2023-10-02

How do you make biodegradable plastic raw material?

Membuat Bahan Baku Plastik Bioramah

Plastik biodegradable adalah salah satu solusi terkini dalam upaya mengurangi dampak negatif plastik terhadap lingkungan. Plastik ini secara alami terurai oleh mikroorganisme alam sehingga dapat dipecah menjadi bahan organik yang tidak berbahaya. Namun, untuk membuat plastik biodegradable, diperlukan bahan baku khusus yang dapat terdegradasi dengan baik. Dalam artikel ini, akan dijelaskan langkah-langkah dalam membuat bahan baku plastik biodegradable dengan rincian yang lebih lanjut.

1. Pemilihan Bahan Baku Pemilihan bahan baku adalah langkah pertama dalam membuat plastik biodegradable. Bahan baku yang sering digunakan adalah sumber-sumber organik seperti pati, serat selulosa, dan alginat. Pati dapat ditemukan dalam banyak sumber tanaman seperti jagung, ubi jalar, dan kentang. Serat selulosa, yang ditemukan dalam kayu dan tanaman keras lainnya, juga sering digunakan. Alginat adalah polimer yang diekstraksi dari alga coklat.

2. Ekstraksi Bahan Baku Setelah bahan baku dipilih, langkah berikutnya adalah mengekstrak senyawa-senyawa yang diperlukan untuk membuat plastik. Untuk pati, contohnya, pati diekstraksi dari sumber tanaman melalui proses seperti penggilingan dan pengeringan. Pada kasus serat selulosa, kayu dan tanaman dikonversi menjadi pulp dan kemudian diekstraksi menggunakan proses kimia dan mekanik. Alginat dapat diekstraksi dari alga melalui ekstraksi dengan larutan garam.

3. Modifikasi Bahan Baku Setelah mendapatkan bahan baku mentah, tahap berikutnya adalah memodifikasinya untuk membuat sifat-sifat yang diinginkan dalam plastik biodegradable. Modifikasi ini dapat mencakup perlakuan kimia, seperti pensulfatan, esterifikasi, atau amidasi, untuk meningkatkan kemampuan terdegradasi bahan. Metode lain yang sering digunakan adalah modifikasi fisik, seperti penambahan senyawa plastik, seperti polimer sintetis.

4. Polimerisasi dan Kondensasi Langkah selanjutnya dalam membuat bahan baku plastik biodegradable adalah mengubah bahan baku yang sudah dimodifikasi menjadi polimer melalui reaksi kimia. Reaksi polimerisasi menggabungkan molekul-molekul dengan ikatan kimia yang kuat untuk membentuk rantai panjang yang disebut polimer. Kondensasi adalah metode umum yang digunakan dalam proses ini, di mana dua molekul atau lebih bergabung bersama dengan pelepasan molekul-molekul kecil, seperti air.

5. Pembentukan Plastik Setelah polimer dibuat, langkah berikutnya adalah membentuk plastik biodegradable. Ada beberapa metode yang dapat digunakan, termasuk ekstrusi, molding, atau casting. Ekstrusi adalah metode umum yang digunakan untuk membentuk plastik menjadi berbagai bentuk menggunakan mesin ekstruder. Pada molding, polimer dilelehkan dan disuntikkan ke dalam cetakan agar membentuk produk yang diinginkan. Casting adalah metode di mana polimer dicurahkan ke dalam wadah dan didinginkan untuk membentuk bentuk yang diinginkan.

6. Penyelesaian dan Pengemasan Setelah plastik dibentuk, tahap terakhir adalah penyelesaian dan pengemasan produk. Plastik biodegradable dapat dibiarkan dalam bentuk mentah atau diperlakukan lebih lanjut untuk meningkatkan sifat fisik dan mekaniknya. Misalnya, plastik dapat diberi bahan pengisi atau pewarna untuk memberikan sifat tambahan. Setelah itu, produk dapat dikemas dalam kemasan yang ramah lingkungan sebelum didistribusikan.

Plastik biodegradable dapat menjadi alternatif yang menjanjikan dalam upaya mengurangi limbah plastik di lingkungan. Proses pembuatan bahan baku plastik biodegradable melibatkan pemilihan bahan baku, ekstraksi, modifikasi, polimerisasi, pembentukan plastik, dan penyelesaian. Dengan kemajuan dalam teknologi dan penelitian, diharapkan akan semakin banyak inovasi dalam pembuatan plastik biodegradable.

message

Take a minute to fill in your message!

Please enter your comments *