news

2023-10-02

How long does a biodegradable plastic bag last?

Plastik menjadi salah satu masalah lingkungan yang paling serius saat ini. Diperkirakan sekitar 8 juta ton plastik yang masuk ke lautan setiap tahunnya, mengancam kehidupan laut dan ekosistem di seluruh dunia. Oleh karena itu, munculnya bioplastik menjadi alternatif yang menarik untuk mengurangi dampak negatif plastik terhadap lingkungan. Salah satu jenis bioplastik yang populer adalah kantong plastik yang terkendali secara biodegradable. Namun, seberapa lama biodegradable plastik dapat bertahan sebelum terurai sepenuhnya?

Untuk memahami seberapa lama biodegradable plastik dapat bertahan, perlu memahami terlebih dahulu apa itu biodegradable. Biodegradable merujuk pada kemampuan bahan untuk terurai secara alami dan diuraikan oleh mikroorganisme seperti bakteri atau fungi menjadi lebih sederhana dan tidak berbahaya bagi lingkungan. Dalam konteks kantong plastik, biodegradable berarti bahwa kantong tersebut dapat terurai menjadi komponen organik yang lebih kecil, seperti air, karbon dioksida, dan biomassa.

Periode waktu yang diperlukan bagi biodegradable plastik untuk terurai sepenuhnya bervariasi tergantung pada berbagai faktor. Pertama-tama, jenis bahan yang digunakan untuk membuat kantong plastik harus dipertimbangkan. Ada beberapa bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan biodegradable plastik, seperti polihidroksialkanoat (PHA), polilaktat (PLA), dan polibasit (PBAT). Setiap jenis bahan akan memiliki tingkat ketahanan dan waktu terurai yang berbeda.

Selain jenis bahan, lingkungan tempat biodegradable plastik berada juga berperan penting dalam proses degradasi. Misalnya, biodegradable plastik akan terurai lebih cepat dalam kondisi panas dan lembab dibandingkan dengan kondisi yang dingin dan kering. Oleh karena itu, jika biodegradable plastik ditempatkan di tempat yang lebih hangat seperti lingkungan laut, degradasi akan berlangsung lebih cepat dibandingkan jika biodegradable plastik ditempatkan di darat.

Ketika membahas lamanya biodegradable plastik bertahan, penting untuk membedakan antara degradasi dan terurai sepenuhnya. Biodegradable plastik mungkin mengalami degradasi dalam beberapa minggu atau bulan, tetapi untuk terurai sepenuhnya dan menjadi komponen organik yang lebih sederhana, waktu yang diperlukan bisa jauh lebih lama. Bahan biodegradable yang lebih kompleks seperti PHA mungkin membutuhkan beberapa tahun untuk terurai sepenuhnya, sedangkan bahan yang lebih sederhana seperti PLA biasanya membutuhkan waktu yang lebih singkat.

Selain itu, kantong plastik biodegradable yang ditempatkan di tempat pembuangan sampah konvensional mungkin tidak akan terurai dengan cepat karena kurangnya kondisi yang sesuai. Bahan biodegradable membutuhkan keberadaan mikroorganisme di lingkungan untuk memecah dan mencerna plastik. Di tempat pembuangan sampah yang terkendali dengan baik, degradasi biodegradable plastik dapat terjadi dalam beberapa bulan atau tahun, tetapi jika kantong plastik terbuang begitu saja di alam terbuka, waktu yang diperlukan untuk degradasi bisa jauh lebih lama.

Dalam beberapa kasus, biodegradable plastik mungkin juga membutuhkan bantuan pencahayaan matahari atau oksigen untuk proses degradasi yang lebih cepat. Jadi, jika biodegradable plastik terkubur di dalam tanah atau tersembunyi di dalam sampah, proses degradasinya dapat terhambat.

Dalam kesimpulannya, seberapa lama biodegradable plastik bertahan bergantung pada sejumlah faktor seperti jenis bahan, lingkungan, dan kondisi di mana plastik tersebut berada. Untuk memastikan biodegradable plastik terurai sepenuhnya, diperlukan waktu yang mungkin bisa berlangsung selama beberapa tahun. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tidak hanya bergantung pada biodegradable plastik sebagai solusi akhir untuk masalah plastik, tetapi lebih penting lagi untuk mengurangi penggunaan plastik secara keseluruhan dan meningkatkan kesadaran akan kerusakan lingkungan yang diakibatkannya.

message

Take a minute to fill in your message!

Please enter your comments *