news

2023-10-18

how to make bioplastic from eggshells

Membuat Bioplastik dari Cangkang Telur

Penggunaan plastik konvensional secara ekstensif telah membawa dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan. Plastik konvensional terbuat dari bahan-bahan berbasis minyak bumi yang sulit terurai dan mencemari lautan, tanah, dan udara. Namun, dengan berkembangnya kesadaran akan keberlanjutan dan ramah lingkungan, ada pilihan alternatif yang secara bertahap menjadi populer, yaitu bioplastik. Salah satu bahan dasar untuk membuat bioplastik adalah cangkang telur.

Membuat bioplastik dari cangkang telur adalah cara yang terjangkau dan ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan kita pada plastik konvensional. Bioplastik yang dibuat dari cangkang telur cenderung lebih ramah lingkungan, mudah terurai, serta dapat mengurangi emisi karbon yang merusak atmosfer. Berikut adalah tahapan untuk membuat bioplastik dari cangkang telur:

1. Mengumpulkan dan membersihkan cangkang telur Langkah pertama adalah mengumpulkan cangkang telur yang telah digunakan. Pastikan untuk membilasnya dengan air bersih sampai bersih dari kotoran dan sisa-sisa putih telur. Setelah itu, keringkan dan serut cangkang telur menjadi serbuk halus menggunakan blender atau alat penggiling lainnya.

2. Membuat larutan cangkang telur Ambil serbuk cangkang telur yang telah dibuat dan rendam dalam air panas. Rasio yang disarankan adalah dua bagian air panas untuk satu bagian serbuk cangkang telur. Biarkan larutan ini didiamkan selama beberapa jam atau semalam agar cairannya dapat menyatu.

3. Menambahkan bahan pengisi Untuk membuat bioplastik yang lebih kuat, sejumlah bahan pengisi dapat ditambahkan ke dalam larutan cangkang telur. Contoh bahan pengisi yang umum digunakan adalah tepung jagung, pati, atau serbuk kayu. Campurkan bahan pengisi ini ke dalam larutan cangkang telur secara perlahan, sambil terus mengaduk agar campurannya merata.

4. Menambahkan bahan perekat Untuk memberikan kekuatan dan elastisitas pada bioplastik, bahan perekat diperlukan. Materi perekat yang umum digunakan adalah gliserin atau asam sitrat. Tambahkan bahan perekat ke dalam campuran dengan perbandingan satu hingga lima persen dari volume campuran cangkang telur dan bahan pengisi.

5. Memanaskan campuran Sekarang, panaskan campuran dalam panci di atas kompor dengan api kecil, sambil terus diaduk. Proses pemanasan ini akan membantu campuran menjadi lebih padat dan elastis. Pastikan untuk terus mengaduk agar campuran tidak menggumpal atau melekat pada dasar panci.

6. Penuangan dan penirisan Setelah campuran telah mencapai konsistensi yang diinginkan, tuangkan ke dalam cetakan atau tempat dari bahan yang tahan panas seperti silikon atau wadah logam yang dapat dimasukkan ke dalam oven. Pastikan untuk meratakan permukaan campuran dengan spatula atau alat serupa. Setelah itu, diamkan campuran hingga benar-benar mendingin dan mengeras.

7. Penyimpanan dan Penggunaan Setelah mendingin, bioplastik yang terbuat dari cangkang telur dapat digunakan sesuai kebutuhan. Simpan bioplastik dalam wadah kedap udara untuk menjaga agar tidak terkena kelembaban yang dapat menyebabkan terurai secara prematur. Gunakan sebagai pengganti plastik konvensional yang ramah lingkungan.

Membuat bioplastik dari cangkang telur adalah langkah kecil yang dapat kita ambil untuk mengurangi dampak negatif plastik konvensional terhadap lingkungan. Dengan memanfaatkan sumber daya alami yang ada di sekitar kita, seperti cangkang telur, kita dapat menyumbangkan upaya kami dalam upaya global untuk menjaga bumi kita tetap hijau dan bersih.

message

Take a minute to fill in your message!

Please enter your comments *