news

LASTEST NEWS

2023-10-20

unsustainable fabrics

Pentingnya Memahami Kain yang Tidak Ramah Lingkungan

Industri mode telah menjadi salah satu industri terbesar di dunia dengan pendapatan yang mencapai jutaan dolar setiap tahunnya. Namun, di balik industri yang begitu besar ini, ada dampak negatif signifikan terhadap lingkungan. Salah satu aspek penting dari dampak ini adalah penggunaan kain yang tidak ramah lingkungan, atau yang sering disebut sebagai kain yang tidak berkelanjutan.

Kain yang tidak berkelanjutan diproduksi menggunakan bahan-bahan dan metode yang memberikan kontribusi besar terhadap emisi gas rumah kaca dan pencemaran air. Beberapa di antaranya termasuk kain dari bahan plastik seperti polyester, nilon, dan akrilik. Bahan-bahan ini diproduksi melalui proses kimia yang intensif dan membutuhkan banyak energy fossiil. Selain itu, dalam proses pembuatan kain dari bahan plastik ini juga menggunakan bahan kimia yang berbahaya seperti formaldehida dan nonilfenol etoksilat, yang kemudian dapat mencemari air dan lingkungan.

Lalu, ada juga bahan alami yang tidak berkelanjutan seperti kulit dan bulu hewan. Penggunaan kulit hewan merupakan salah satu contoh paling jelas tentang dampak negatif yang ditimbulkan oleh industri mode terhadap kehidupan hewan dan lingkungan. Proses pengolahan kulit menghasilkan limbah berbahaya seperti krom dan belerang, yang jika dibuang sembarangan dapat mencemari air dan tanah.

Selain itu, industri kapas juga memberikan kontribusi besar terhadap kain yang tidak berkelanjutan. Lebih dari 25% dari pestisida dunia digunakan untuk pertanian kapas, yang mencemari tanah, air, dan merusak kesehatan petani serta komunitas sekitarnya. Selain itu, pembuangan air limbah dari pemrosesan kapas juga sering kali mengandung bahan kimia berbahaya seperti pestisida dan zat pewarna yang dapat mencemari lingkungan.

Penggunaan kain yang tidak berkelanjutan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan manusia. Bahan kimia yang digunakan dalam produksi kain yang tidak berkelanjutan dapat mencemari air, tanah, dan udara, yang kemudian dapat masuk ke sistem pangan dan minuman kita. Beberapa bahan kimia ini telah terbukti memiliki dampak buruk pada tubuh manusia, seperti menyebabkan kanker, gangguan hormonal, dan alergi kulit.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan dalam memilih pakaian dan kain yang kita gunakan. Salah satu alternatif yang bisa kita pertimbangkan adalah kain organik. Kain organik diproduksi dengan menggunakan bahan-bahan alami yang ditanam menggunakan metode pertanian yang ramah lingkungan, tanpa penggunaan pestisida dan bahan kimia berbahaya. Selain itu, kain organik juga biasanya diwarnai dengan pewarna alami yang aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Selain itu, kita juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan kain daur ulang atau kain ramah lingkungan yang terbuat dari bahan-bahan yang sudah ada dan dapat didaur ulang. Beberapa contoh kain daur ulang adalah kain dari serat tumbuhan seperti bambu dan rami, serta kain yang terbuat dari serat daur ulang seperti polyester daur ulang. Penggunaan kain daur ulang membantu mengurangi penggunaan bahan baku baru dan mengurangi volume sampah tekstil yang dibuang ke lingkungan.

Memahami kain yang tidak berkelanjutan dan menggapainya dengan alternatif yang lebih ramah lingkungan adalah langkah penting dalam melindungi lingkungan dan kesehatan manusia dari dampak negatif industri mode. Kita sebagai konsumen harus lebih selektif dalam memilih produk pakaian dan mempertimbangkan dampak lingkungan dan kesehatan sebelum memutuskan untuk membeli. Selain itu, pemerintah dan industri mode juga memiliki peran penting dalam mengadopsi praktik dan teknologi yang lebih berkelanjutan dalam produksi kain dan pakaian. Dengan langkah ini, kita berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan dan lebih baik untuk semua.

message

Take a minute to fill in your message!

Please enter your comments *